Feb 26th, 2008 by iman brotoseno
Apakah ada batasan dalam menulis sebuah blog ? Hal hal ini sebenarnya sudah sering dibahas, dan umumnya semua harus sepakat bahwa ‘ freedom of expression ‘ merupakan elemen utama dalam penulisan. Tapi apakah serta merta sebebas itu ?
Berbeda dengan media jurnalis mainstream lainnya, sebuah blog bisa dengan cepat berinteraksi dan secara cair bebas bergerak kemana saja tanpa melalui penyaringan seperti yang ditemui pada fungsi redaktur pada media tradisional.
Karena kita adalah penulis, pengedit, sekaligus dan penerbit. Sehingga filter itu berada pada kita sendiri. Itulah tantangan sekaligus seninya ngeblog.
Sekarang kembali kepada kita, sejauh mana kita mengekspresikan kebebasan itu.
Continue Reading »
Berbagi
Posted in Lain Lain | 11 Comments »
Feb 17th, 2008 by iman brotoseno
Banyak yang bertanya bagaimana sih caranya menjadi blogger yang baik. Baik disini mungkin diartikan sebagai blog yang rajin dikunjungi orang, atau secara ekspektasi menjadi seorang seleb blog. Ini memang pertanyaan sulit. Kenapa ?
Karena sejak awal saya hanya menebak nebak mengapa sebuah tulisan bisa membuat rasa keterikatan dengan pembacanya. Ada yang bilang tergantung isinya. Ada yang bilang harus memberikan gagasan atau kontribusi. Ada yang bilang ikutan komunitas blogger atau aggregator.
Tapi apakah mesti begitu ? Rasa rasanya tidak juga. Banyak blog blog yang isinya mungkin simple dan sama sekali tidak bicara mengenai sebuah gagasan, ide, ataupun topik topik pencerahan. Isinya hanya kopdar atau curhat tapi setiap kali posting pengunjung setianya bisa puluhan.
Continue Reading »
Berbagi
Posted in Lain Lain | 14 Comments »
Feb 10th, 2008 by iman brotoseno
Barang ini menjadi sangat langka, ditengah tengah begitu instantnya teknologi komunikasi masa kini. Siapa yang masih menggunakan jasa pos, diantara pilihan internet, SMS, multimedia dan macam macam peranti modern lainnya.
Saya menerima kartu pos ini dari Luigi . Ini adalah kartu pos kedua darinya yang dikirim dari Liberia, Africa Barat.
Sebuah goresan tulisan tangan diatas kertas sangat berbeda kesan penyampaiannya jika dibanding ditulis melalui media email misalnya. Bisa sangat personal. Sangat bersahaja. Ini juga sekaligus menggambarkan pribadi orang yang menulisnya.
Kami memang belum pernah bertemu, dan masing masing selama ini mengenal melalui blog masing masing dan chatingan. Bayangkan, begitu indah bukan sebuah tali silaturahmi dapat dibentuk tanpa sebuah pertemuan fisik.
Saya sungguh malu hanya bisa membalas sapaannya melalui email. Mudah mudahan Luigi tidak berpikiran bahwa saya terlalu malas memakai tulisan tangan. Apalagi mencari kantor pos terdekat.
Terima kasih kawan atas persahabatan yang kau tawarkan. Semoga suatu saat kita bertemu !
Berbagi
Posted in Lain Lain | 25 Comments »
Feb 9th, 2008 by iman brotoseno

Candi candi di Indonesia selalu menggambarkan peradaban manusia pada masanya. Jangan salah, ini termasuk kehidupan seksualitas masyarakatnya. Lihat saja, begitu banyak gambar, relief erotisme atau obyek obyek pahatan yang melambangkan yoni dan lingga . Mungkin ini yang membuat situs situs candi merupakan tempat ‘ indehoy ‘ yang nyaman. Murah dan berserah kepada alam.
Papan peringatan ini ditemukan di pintu masuk belakang menuju situs Candi Sewu, dekat Candi Prambanan. Dalam penjelajahan candi candi sekitar Jogjakarta, bersama Zam , Anto dan Gunawan . Tidak jelas, apakah ini maksudnya sebagai peringatan saja atau memang selama ini praktek praktek prostitusi banyak diselakukan di pelosok pelosok batu batuan yang berserakan dimana mana.
Setelah kita sering melihat banyak candi candi yang didayagunakan untuk konser musik, pagelaran tari, sampai pemotretan pre-wedding. Mungkin ada saja orang yang melihat peluang baru. Bersenggama di areal candi. Siapa tahu berkah dari prewangan lingga dan yoni yang berserakan disana, bisa memberikan stimulasi perangsang.
Berbagi
Posted in Yang Unik | 9 Comments »