Luigi
Feb 10th, 2008 by iman brotoseno
Barang ini menjadi sangat langka, ditengah tengah begitu instantnya teknologi komunikasi masa kini. Siapa yang masih menggunakan jasa pos, diantara pilihan internet, SMS, multimedia dan macam macam peranti modern lainnya.
Saya menerima kartu pos ini dari Luigi . Ini adalah kartu pos kedua darinya yang dikirim dari Liberia, Africa Barat.
Sebuah goresan tulisan tangan diatas kertas sangat berbeda kesan penyampaiannya jika dibanding ditulis melalui media email misalnya. Bisa sangat personal. Sangat bersahaja. Ini juga sekaligus menggambarkan pribadi orang yang menulisnya.
Kami memang belum pernah bertemu, dan masing masing selama ini mengenal melalui blog masing masing dan chatingan. Bayangkan, begitu indah bukan sebuah tali silaturahmi dapat dibentuk tanpa sebuah pertemuan fisik.
Saya sungguh malu hanya bisa membalas sapaannya melalui email. Mudah mudahan Luigi tidak berpikiran bahwa saya terlalu malas memakai tulisan tangan. Apalagi mencari kantor pos terdekat.
Terima kasih kawan atas persahabatan yang kau tawarkan. Semoga suatu saat kita bertemu !
kalo ketemuan, dijogja aja mas. biar bisa ikut ketemuan juga.
[…] Bonus: Kartu pos Luigi untuk Iman Brotoseno […]
kartu lebaran dari luigi…
kartu lebaran dari luigi yang nyampe 4 bulan setelah lebaran :D…
perkenalkan budaya ndoyok sampe afrika mas, perguruan tinggi ndoyokarta siap membantu jadi EO nya hehehehe….
saya juga malu menerima postcard dari Luigi tapi hanya membalasnya dengan email semata.
meski terkesan kuno, postcard saya pikir lebih punyai nilai ketimbang email yang serba instant. meski di tengah jalan postcard itu bisa dibaca orang (karena tanpa enkripsi ini dan itu), dia tetaplah sebuah sarana komunikasi yang unik.
hmmmm, kapan terakhir kali saya beli kartu pos? mungkin sepuluh tahun yang lalu ketika kartu lebaran masih ngetren dan sms masih menjadi angan-angan.
kartu pos… bentar-bentar saya masih nyimpen kartu pos terkahir yg saya terima… kayaknya dari dalam negeri deh.
wah..dagadagdagadigdagadug-nya wes diisi rek. saya belum.
lah, aku kok malah dapet kartu kredit dari luigi?
loh, rumah baru tho kirain tukang pijet darimana
aku gak suka kirim kartu pos mas, ntar tak kirimin surat aja yah
nilainya berbeda jauh ya mas…walau hanya kartu pos, tapi terlihat lebih berharga karena datang dr sahabat jauh melintasi benua dan lautan..dan terasa lebih hangat dibanding email ato sms ya
prangkonya baguuuuuuuuuussss
daku sirik, perangko UN-nya bagus…
wah kartu pos emak bisa buat bahan juga ini .
Luigi is a nice person.. Wah, saya juga pernah dapet kartupost dari beliau. Saya tidak pernah ketemu langsung tapi saya pernah telp dia langsung ke liberia.
elho.. mas Iman jg ngeblog di sinih.. Iya, dari pertama aku pernah dikasi komen sama kang luigi, orangnya kayaknya emang baek.. Anyway, perangkonya lucu.. (samain ama orang2..)
Iya saya juga dapet dari mas Luigi, menyentuh sekali apalagi liat gambar yang ada dikartu pos dari dia, sungguh exotik.
yup…kayaknya klo ngirim kartu pos itu lebih ber’SENI’
apalagi kartu pos yg dikirim jug aunik2….
mas..kirim kartu pos juga ja balasannya…n kasih kartupos yg bergambar alam indonesia….
“Bayangkan, begitu indah bukan sebuah tali silaturahmi dapat dibentuk tanpa sebuah pertemuan fisik.”
Senang sekali saya membaca bagian ini, sama senangnya ketika mas Iman mengajak saya berkontribusi dalam ceritaindonesia dan lsg memberi akses ke blog tsb, padahal bertemu pun belum pernah.
Soal kartu pos, sebenarnya kartu pos masih memiliki kelebihan tersendiri. Lewat kartu pos kita bisa mendapatkan gambar-gambar kota, pemandangan, gedung-gedung, kesenian, potret dan aspek kehidupan lainnya dibalik pesan yang ingin disampaikan pengirimnya.
Seiring perjalanan waktu, gambar-gambar tsb suatu saat akan memiliki arti tersendiri. Hal ini terjadi di Eropa dimana kartu2 pos lama dicari dan diperjualbelikan, nilainya tidak kalah dengan perangko.
Sorry komennya kepanjangan. Buat info saja, masih cerita ttg kartu pos:
http://arishu.blogspot.com/2007/08/link-kartu-pos-indonesia-tempo-doeloe.html
http://arishu.blogspot.com/2006/09/buitenzorg.html
jadi inget ttg artikel kartu pos lama di <a href=http://arishu.blogspot.com/2007/08/link-kartu-pos-indonesia-tempo-doeloe.html) DISINI
kartu pos ?
jadi inget nulis ttg kartu pos lama disini
Jadi inget tulisan ttg cerita kartu pos lama …
Jadi inget ttg cerita kartu pos lama
iya kartu pos dr mas luigi selalu ditulis tangan, entah udah ada berapa kartu pos yg dikirimkan untuk saya belum sempet saya hitung tp masih disimpen
Wah..saya malah ketemu langsung sama Kang Luigi minggu lalu Mas. Baca aja posting kopdarnya disini.