WTS dilarang masuk
Feb 9th, 2008 by iman brotoseno
![]()
Candi candi di Indonesia selalu menggambarkan peradaban manusia pada masanya. Jangan salah, ini termasuk kehidupan seksualitas masyarakatnya. Lihat saja, begitu banyak gambar, relief erotisme atau obyek obyek pahatan yang melambangkan yoni dan lingga . Mungkin ini yang membuat situs situs candi merupakan tempat ‘ indehoy ‘ yang nyaman. Murah dan berserah kepada alam.
Papan peringatan ini ditemukan di pintu masuk belakang menuju situs Candi Sewu, dekat Candi Prambanan. Dalam penjelajahan candi candi sekitar Jogjakarta, bersama Zam , Anto dan Gunawan . Tidak jelas, apakah ini maksudnya sebagai peringatan saja atau memang selama ini praktek praktek prostitusi banyak diselakukan di pelosok pelosok batu batuan yang berserakan dimana mana.
Setelah kita sering melihat banyak candi candi yang didayagunakan untuk konser musik, pagelaran tari, sampai pemotretan pre-wedding. Mungkin ada saja orang yang melihat peluang baru. Bersenggama di areal candi. Siapa tahu berkah dari prewangan lingga dan yoni yang berserakan disana, bisa memberikan stimulasi perangsang.
[...] baik. Tentu saja saya tidak menganjurkan anda seperti itu. Karena itu bisa jadi apa bedanya dengan mereka disini . Ada anekdot lucu. If you don’t drink don’t try. But If you drink don’t [...]
waduh imajinasi mas Iman liar juga ternyata!
kalo mangkal di luar aja berarti boleh kan….ya…ya…ya
hehehe… sy juga pernah mas lewat pintu belakang masuk ke candi sewu.
[...] dengan mengutuk Rara Jonggrang menjadi patung Btari Durga yang kini berdiri tegak di pintu masuk Candi Sewu . Jangan menganggap remeh dan bermain main dengan cinta. Penyanyi Broery Pesolima melantunkan dalam [...]
Lho ini parkirnya di sebelah utara candi? Perasaan plank ini ada di utara candi sewu *sumprit, saya bukan pelanggan*
dilarang mangkal disitu, tapi boleh ‘kerja; disitu kan ya?
kerjanya kalo bebersih bolehlah
“Murah dan berserah kepada alam”
iya, pak
mentok cuma modal koran bekas :))
hehe, saya baru tau kalo sampeyan juga coret2 di sini